Home / Berita Kampus / International Webinar “Role of Chemistry and Chemistry Education in Halal Research” Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Walisongo Semarang

International Webinar “Role of Chemistry and Chemistry Education in Halal Research” Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Walisongo Semarang

Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi Uin Walisongo Semarang melaksanakan International Webinar dengan tema “Role of Chemistry and Chemistry Education in Halal Research” yang dilaksanakan pada 11 November 2020 via Zoom. Webinar ini dibuka langsung oleh Prof. Dr. H. Imam Taufik, M. Ag selaku Rektor UIN Walisongo Semarang serta Dr. H. Ismail, M. Ag selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Walisongo Semarang. Keynote Speakers diundang dari negeri jiran yakni Asst. Prof. Dr. Betania Kartika, M.A. dari IIUM, Malaysia dengan tema “Head of Halal Awareness, Information and Outreach, International Institute for Halal Research and Training (INHART)” dan Prof. Dr. Suhaimi Mustafa dari UPM, Malaysia dengan tema “Dean Faculty of Biotechnology and Biomolecular”. International Webinar ini diikuti lebih dari 430 peserta dari berbagai universitas. Menurut Atik Rahmawati, M.Si selaku Ketua Program Studi Pendidikan Kimia bahwa tema ini sangat penting untuk membumikan “halal” bagi seorang muslim. Menjadi kewajiban kita sebagai akademisi untuk turut berperan dalam mengembangkan riset di bidang halal. Mampu mengembangkan substitusi komponen yang halal baik untuk makanan, minuman, maupun obat-obatan. Hal ini sangat penting agar seluruh muslim terjaga kehalalan makanannya dari mulai bahan sampai dengan prosesnya. “Sangat penting integritas halal di tengah2 industri makanan, minuman, maupun obat-obatan yang berkembang sangat pesat” tutur Kaprodi Pendidikan Kimia. Sejalan dengan hal tersebut menurut Ketua Program Studi Kimia Hj. Malikhatul Hidayah, S.T., M.Pd bahwa dengan adanya seminar internasional ini diharapkan penelitian halal lebih dikembangkan dikarenakan beberapa penelitian telah membuktikan bahwa konsumen sering dihadapkan pada penjualan atau peredaran produk makanan olahan yang mengandung bahan haram atau dapat mengganggu kesehatan konsumen. Melihat kasus-kasus besar yang berkaitan dengan kehalalan produk pangan telah terjadi di Indonesia dan telah merugikan banyak pihak, serta menimbulkan keresahan masyarakat. “Oleh karena itu Halal Research harus ditingkatkan” tutur Kaprodi Kimia. Selain itu dari webinar ini diharapkan seluruh umat Islam mulai peduli dengan “kehalalan” makanannya dan menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih makanan yang halal dan thoyyib.

 

About pendkim

Check Also

Mendukung Pembelajaran Daring, Mahasiswa Pendidikan Kimia Belajar Desain Virtual Laboratory pada Pembelajaran Kimia

Semarang, 26 September 2020 Pembelajaran pada hakekatnya merupakan proses interaksi antara peserta didik dengan lingkungannya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *