Semarang, 13–14 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melaksanakan Visitasi Akreditasi Internasional ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute) secara daring pada tanggal 13–14 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Prodi Pendidikan Kimia dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi serta memperkuat pengakuan akademik di tingkat internasional.

Visitasi menghadirkan jajaran Project Manager ACQUIN, yaitu Kristina Beckermann, Robert Raback, dan Maria Zinsmeister, serta Prof. Dr. Vanessa Kind dari University of Leeds, United Kingdom, yang bertindak sebagai pakar (expert) dalam bidang Pendidikan Kimia. Selama dua hari pelaksanaan, tim asesor melakukan verifikasi menyeluruh terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi, meliputi tata kelola, kurikulum, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama internasional, penjaminan mutu, hingga capaian lulusan.

Kegiatan visitasi dibuka dengan sesi penyambutan dan pemaparan profil Universitas serta Program Studi Pendidikan Kimia. Selanjutnya, tim asesor melakukan serangkaian wawancara dengan pimpinan universitas, pimpinan fakultas, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni. Berbagai dokumen pendukung yang telah disiapkan sebelumnya juga diverifikasi sebagai bagian dari proses penilaian akreditasi.
Dalam pelaksanaan visitasi, Prodi Pendidikan Kimia memperoleh dukungan penuh dari pimpinan universitas, fakultas, serta seluruh sivitas akademika. Tim pendukung teknis memastikan seluruh rangkaian kegiatan daring berjalan lancar melalui ruang kendali (control room) yang dikelola secara profesional sehingga komunikasi antara asesor dan seluruh pemangku kepentingan dapat berlangsung tanpa kendala.
Selain sesi wawancara, tim asesor juga memperoleh gambaran mengenai lingkungan akademik, budaya mutu, serta berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh Program Studi Pendidikan Kimia. Berbagai praktik baik (best practices) dalam pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, digitalisasi layanan akademik, dan penguatan jejaring internasional menjadi bagian penting yang dipresentasikan selama proses visitasi.
Ketua Program Studi Pendidikan Kimia, Teguh Wibowo, menyampaikan bahwa proses akreditasi internasional ini bukan sekadar memenuhi standar mutu global, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan.
“Visitasi ACQUIN menjadi kesempatan berharga bagi Program Studi Pendidikan Kimia untuk memperoleh masukan dari para pakar internasional sehingga kualitas pendidikan, penelitian, dan layanan akademik dapat terus ditingkatkan sesuai standar internasional,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan Kimia UIN Walisongo berharap dapat semakin memperkuat reputasi akademik di tingkat global, meningkatkan daya saing lulusan, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan kimia yang unggul, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Visitasi selama dua hari tersebut berlangsung dengan lancar, interaktif, dan penuh semangat kolaborasi antara tim asesor ACQUIN dengan seluruh sivitas akademika UIN Walisongo Semarang.
Humas
Pendidikan Kimia